93% Penduduk Korea Selatan Pakai Ponsel

Wednesday, September 29, 2010

Komisi Komunikasi Korea melaporkan bahwa saat ini jumlah ponsel yang beredar di Korea Selatan hampir menyamai populasi penduduk di negara tersebut. Diestimasi sekitar 93 persen penduduk Korea Selatan telah menggunakan ponsel sebagai alat komunikasinya sehari-hari.

Artinya, dari sekitar 48,6 juta populasi penduduk yang menghuni Korea Selatan, 45,6 juta di antaranya telah memiliki ponsel.

Jurubicara Komisi Komunikasi Korea Sung Suk-ham mengaku, pertumbuhan ini sungguh eksponensial ketimbang enam bulan lalu. "Sebenarnya angka ini di luar ekspektasi kami sebelumnya. Pertumbuhan ini mengindikasikan bahwa daya serap pasar ponsel di Korea cenderung stabil kendati krisis ekonomi masih berlangsung," kata Sung.

Lebih lanjut, Sung mengatakan, perangkat komunikasi selular sudah menjadi perangkat yang vital bagi penduduk Korea dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas-aktivitas seperti surfing, belanja, transaksi via e-banking, mengirim e-mail, atau sekadar mendengarkan musik, intensitasnya sudah seperti menelepon.

"Karena itu, tingkat penggunaan Internet di Korea Selatan relatif lebih tinggi ketimbang negara-negara di sekitarnya," ucap Sung kepada Associated Press, yang dikutip VIVAnews, Selasa 3 Februari 2009.

Perlu diketahui juga, bila dirata-ratakan, pada satu rumah di Korea Selatan terdapat 2,75 ponsel. Selain itu, lebih dari sepertiga populasi penduduk Korea memanfaatkan Internet berkecepatan tinggi, yakni sekitar 15,4 juta orang.•

source : VIVAnews

Akses Internet di Korsel Tercepat di Dunia

SEOUL,  Korea Selatan pantas disebut surga buat pengguna internet. Bagaimana tidak, kecepatan akses di sana jauh di atas kecepatan rata-rata di dunia.

Hasil analisis yang dilakukan Akamai mencatat, rata-rata kecepatan internet global 1,7 Megabits per detik (Mbps). Sejumlah negara memang melampaui kecepatan itu. Namun, kota yang memiliki kecepatan akses paling cepat di dunia adalah Masan, Korea Selatan. Rata-rata 12 Mbps dan pengguna bisa mengunduh hingga 33 Mbps.

"100 Mbps tersedia di Korsel, namun secara harga tidak bisa dijangkau oleh publik. Maklum, ongkosnya mencapai ratusan dolar AS per bulan," kata David Belson, Head of Market Intelligence Akamai.

Laporan Akamai ini sekaligus menunjukkan bagaimana jaringan mobile juga menuntut permintaan kecepatan data yang lebih besar.

Sekitar 83 dari 109 provider menawarkan kecepatan lebih besar dari 22 Mbps, 33 menawarkan 5 Mbps dan 6 provider 10 Mbps. Rata-rata kecepatan mobile global bervariasi, antara 105 Kbps hingga 7,2 Mbps. Uniknya variasi kecepatan ini juga bisa ditemui di Slovakia.

Negara-negara di Asia mendominasi kota-kota dengan akses internet tercepat di dunia. Dalam pemeringkatan dua puluh besar, didominasi oleh kota-kota di Korea Selatan dan Jepang.

Berikut daftar peringkat kecepatan akses internet:

1. Korea Selatan 12Mbps
2. Hong Kong 9Mbps
3.  Jepang 7.8Mbps
4. Romania 6.3Mbps
5. Latvia 6.3Mbps
6. Swedia 6.1Mbps
7. Belanda 5.9Mbps
8. Ceko 5.4Mbps
9. Denmark 5.3Mbps
10. Swiss 5.2Mbps

source : http://tekno.kompas.com